curhatibu.com

Deschooling Before Homeschooling

Mau pindahin anak dari model schooling, ke homeschooling? Lakukan dulu deschooling.


Apa itu? Gampangnya, STOP dulu segala pernak pernik sistem persekolahan yang pernah dijalani. Misalnya, ada jadwal belajar, worksheet, buku modul, duduk tenang dan rapi, target belajar A-B-C, ujian, kuis, latihan soal, daftar kegiatan yang sudah disusun, dan lain sebagainya.

Trus ngapain?

Izinkan anak bermain BEBAS di rumah, di alam Ajak anak jalan-jalan Beri ruang melakukan hobinya Libatkan lebih banyak dalam kegiatan rumah tangga

Bahkan… biarkan anak "me time", hihi diem, mikir sendiri, beraktivitas mandiri, "bengong" hhehehe.. Dan perbanyak ngobrol dan tukar pikiran BEBAS aja.. Gak perlu harus diatur mau ngomongin apa aja.

Lah? Ga belajar?

Hm.. itulah tugas orang tua : menangkap momen "belajar" pada berbagai hal di atas. Ini jadi momen orang tua melatih kepekaannya dalam menangkap dan memahami seperti apa sih SEBENARNYA anaknya, butuh apa sih mereka, bagaimana sih mereka belajar, kenapa mereka melakukan suatu hal

…kapan sih mereka happy belajar, apa yang bikin mereka tertarik dan berbinar matanya…

Catet. Hihi.. amati, dan bikin jurnal sederhana.

Biar apa sih? Biar orang tua pas homeschooling gak kebawa mindset schooling. Karena…..berat buk, kalau model HS-nya itu memindahkan sekolah ke rumah. Karena BEDA BANGET semuanya. Bebannya bakal lebih berat. Percaya dah wkkwk

Dan ternyata itu ga mudah ya.. Butuh berbulan-bulan, atau mungkin tahunan untuk bener-bener shifting ke mindset homeschool ini.


Contoh mudahnya gini, saat kita di rumah, melihat anak lagi fokus sama mainan baloknya. Ada gak yang tergoda untuk ikut nimbrung, trus "ngasih pelajaran" bentuk balok, jumlah sisinya, latihan berhitung, hihihi dengan harapan, "Biar anakku tetep belajar donk.."

Padahal, anak sedang ingin berimajinasi dengan "tokoh baloknya" itu jadi seorang super hero. Hehe.. dan ketika kita masuk dengan "pelajaran matematika", kira-kira, anak jatuh cinta sama matematika, atau…….?

Hehehe..

Semakin lama dalam proses schooling, mungkin, kita membatasi makna belajar dengan materi dan pernak-pernik itu. Terutama generasi kita ya buk.. Hehe. Jadi, gitu kira-kira yaaa kenapa harus merontokkan mindset schooling, kalau ingin homeschooling.

Yuk belajar terus yaakkk.. bertumbuh, menjadi lebih baik

Post a Comment

Terimakasih udah mampir di blog ini, happy reading :)